Featured

First blog post

This is the post excerpt.

Advertisements

This is your very first post. Click the Edit link to modify or delete it, or start a new post. If you like, use this post to tell readers why you started this blog and what you plan to do with it.

post

Ibu…

Saat pertama kali kau tak ada disampingku. Saat itu aku mulai menyadari bahwa aku merindukanmu.
Saat kau mengantarku ketempat yang penuh harapan ini.
Saat itu aku mulai mengerti bahwa aku tak boleh kembali dengan kegagalan.
Kau perjuangkan segalanya untukku.
Kau coba ikhlaskan semua milikmu hanya untuk kebahagiaanku.
Kau bahkan rela kelaparan disana hanya karena aku.
Lihatlah pengorbanan dan cinta kasihmu ibu.
Kau biarkan dirimu berada dibawah terik matahari hanya untuk membiayai sekolahku.
Kau begitu menaruh harapan besar padaku.
Tapi apa…
Aku tetap saja sering lupa akan hal itu.
Aku bahkan dengan sengaja melakukannya.
Aku bahkan tak menghargai apa yang membuatmu bahagia.
Kau selalu bersabar dengan buah hatimu ini.
Kau tetap saja mendoakannya ditengah malam yang sunyi.
Ibu…
Maafkan aku!
Aku tahu seharusnya ini tak ada gunanya kutulis tanpa kuberitahu .
Kata itu masih saja membuatku malu mengucapkannya.
Kau selalu menyayangiku meski bibir sering berucap kasar.
Cintamu, kasihmu tak pernah berkurang untukku.
Saat ini aku menyadari semuanya.
Tapi apakah pantas aku kau maafkan?
Apakah pantas aku kau panggil putrimu?
Apakah pantas aku kau kasihani?
Aku sungguh berdosa.
Aku sungguh durhaka.

Ibu!
Maafkanlah aku.
Kau adalah tiang penguatku.
Kau adalah tonggak kebahagiaanku.
Kau adalah malaikat penyamangatku.
Kau bahkan bidadari yang melunakkan kerasnya aku.
Aku bahagia karena senyumanmu itu.
Aku semangat saat mata indahmu tertuju untukku.
Dan kau akan selalu menjadi pakaian yang akan selalu melindungikušŸ˜˜

Shared with https://goo.gl/9IgP7

Kata!


Aku ingin menulis. Tapi aku tak tahu apa yang akan kutulis. Aku tak bisa merangkai kata saat pikiran ini kosong. Semua kata tak terpikirkan lagi olehku.
Tuhan…
Apa aku akan kehilangan mereka?
Kau biarkankah aku bisu dalam kata?
Aku tidak ingin itu terjadi.
Aku ingin mewujudnya kembali. Menyatukan setiap kata yang masih bertaburan tak jelas.
Tak ada keraguan dalam menyatukan mereka. Kusatukan kembali mereka dengan apa yang tepat.
Aku tak ingin kehilangan satu-satunya kata yang membuatku bahagia. Dia hadir kala suka maupun duka.
Lalu alasan apakah yang membuatku melupakannya?
Tidak akan kutemukan alasan untuk melupakannya.
Bahkan kurela kehilangan apapun asalkan aku tak kehilangan kata.
Kau boleh lumpuhkan kakiku? Tapi biarkan jari jemariku tetap disini menari dalam mengayunkan sebuah pena. Aku ingin menulis.
Menulis adalah sesuatu hal yang tak dapat kutinggalkan. Ia adalah apa yang membuatku menjadi sekuat ini.
Jadi biarkan aku bertahan disini dalam banyaknya kata ini.

Shared with https://goo.gl/9IgP7

Hujan kala september!

Hujan ini begitu tak ada hentinya. Aku merasa bahagia setiap kali ia menjatuhkan rintiknya. Allahumma shayyiban nafi’an. Kata itu adalah hal utama kuucapkan setiap kali hujan itu berjatuhan. Aku adalah sosok wanita yang biasa dipanggil flora. Terkadang aku juga rindu akan indahnya matahari pagi. Ia yang hadir dengan pancaran sinarnya dikala pagi menjelang. Aku sungguh merindukan akan hal itu. Tapi aku tetap mensyukuri apapun yang terjadi hari ini. Karena aku percaya semua diciptakan bukanlah sia-sia. Hujan ini membuatku mengurung diri dan membuka kembali diary yang sudah sejak lama ia tak kusentuh. Kali ini tanganku kembali memainkannya dengan tarian lincah pena cantikku ini. Aku terbawa kedalam angan dalam kata-kata. Aku melanjutkan kisah yang belum tuntas ini. Tiba-tiba terdengar bunyi suara motor yang sudah tak asing lagi kudengar. Itu adalah suara motornya fino sahabat di masa kecilku. Kami bersahabat sejak SD sampai sekarang. Aku langsung bergegas turun kebawah menuju fino. Dia sudah berdiri tepat didepan pintu. “untungnya kamu datang. Bosan dirumah mulu”. Ucapku sambil menunjukkan wajah murungku padanya. “udah ah jangan ngomel-ngomel mulu. Jelek tau nggak”. Ucapnya sambil menarik hidungku yang sudah menjadi kebiasaannya. Sedikit kesal jugak sih. Tapi aku sangat menyukai sikapnya itu. Sudah sejak lama aku menyimpan rasa ini dan akupun tidak begitu yakin bahwa ini akan bertahan lama. Kehadirannya adalah hal terindah bagiku. “ngelamun mulu nih anak. Jadi nggak jalan-jalannya”. Ucapnya yang membuatku terbangun dari lamunan yang baru beberapa menit ini. “iya iya jadilah. Iihhhh bawel banget sih”. Balasku yang tak mau kalah dengannya. “yaudah ayo cepat naik tuan putriku”. Candaan fino yang sangat aku sukai. “tapi aku maunya jalan kaki aja, biar romantis gitu. Hahaha ” balasku yang membuatnya sudah tak heran lagi. “yaudah ayo kita jalan sekarang. Dasar bawel”. Ucapnya dengan mengulurkan tangan indahnya itu untukku. Begitu bahagianya aku bisa bersama fino. Bukan cuman aku saja yang menyukainya. Banyak cewek-cewek disekolah yang hampir rata-rata semuanya menyukai fino. Dia memang pantas untuk itu. Apalagi dengan senyum ramahnya yang banyak membuat orang jatuh hati padanya. Bergandengan dengan fino adalah sebuah mimpi yang ingin dinyatakan oleh setiap orang yang menyukainya.
Kali ini getarannya tak lagi sama. Dulunya ia berdetak pelan, tapi hari ini dia berdetak begitu hebatnya. Seperti hujan yang turun diiringi angin badai. Aku mulai menyadari suatu hal. Bahwa kami adalah sahabat dan selamanya akan begitu. Kini perasaanku mulai berubah. Aku takut akan janji itu. Dulu kami pernah berjanji untuk tidak melebihi hubungan ini. Tapi aku ingin sekali fino tahu bahwa aku sungguh mencintainya. Aku mulai tak fokus pada bahagiaku. “fino udah… Aku gak mau jalan lagi. Aku mau pulang sekarang”. Ucapku yang membuatnya begitu kagetnya dengan tingkahku. “kamu gimana sih, tadi maunya jalan-jalan sekarang kok berubah”. Ucap fino yang sedikit kesal. Aku tahu bahwa dia hanya kesal padaku. Dia seolah-olah tahu apa yang kumaksud. “aku gak mau jalan lagi. Aku mau pulang aja”. Jawabku yang tiba-tiba airmata ini berjatuhan dipipiku. Tapi hujan terus saja menghapuskan setiap kali airmataku ini jatuh. Ia seolah-olah tak menginginkan kesedihan ada padaku. “kalo gitu percuma dong aku jauh-jauh datang kesini hanya untuk bertemu sama kamu. Tapi kamu malah bertingkah kayak gini. Kayak anak kecil tau nggak “. Ucapnya sambil menghapus airmataku. Aku larut dalam diam dan membisu. Ini sangat sulit untuk kujelaskan. Aku hanya dapat mendiaminya. “heyyy flora. Dengerin aku ya. Aku tuh sayang kok sama kamu, aku cinta sama kamu flora. Tapi kenapa aku nggak bilang karna aku gak mau kamu nantinya menjauh dari aku. Aku biarkan kita bersahabat dan sampai tiba saatnya dimana aku memilikimu selamanya. Kamu dengar itu kan? “. Jelas fino yang membuatku mengangguk iya. Aku tetap saja menangis dibawah rintiknya hujan yang begitu derasnya. “udah jangan nangis lagi tuan putri. Aku disini kok gak kemana-mana. Aku cinta sama kamu dan nggak akan ninggalin kamu”. Jelas fino lagi dengan nada sedikit keras. Aku sedikit tersenyum mendengarnya. Dialah orang yang selalu membuatku merasa nyaman dan betah berada disampingnya. “tapi bagaimana dengan cewek-cewek disekolah. Merekakan suka sama kamu”. Jelasku juga yang membuatnya tersenyum mendengar ucapan konyolku ini. “bisa cemburu jugak nih cewek. Hahaha”. Ucapnya dengan meledekku. “iiihhhh kamu pikir aku nih siapa”. Jelasku yang merasa kesal dengan ucapan fino. “udah udah… Jangan hiraukan mereka. Lagian aku kan cintanya sama kamu doang. Bawel banget sih” jelas fino. “ihh iya iya deh aku nyerah”. Ucapku yang sangat merasa lega dengan mengetahui segalanya. Aku sangat mencintainya. Terimakasih fino dan dunia yang telah berpihak padaku hari ini. Hujan kala september ini adalah sebuah kisah yang tak akan pernah kulupakan. Karena setiap rintiknya ada aku dan fino. 
Shared with https://goo.gl/9IgP7

Aku adalah kata!

Kata adalah bagian dari kekuatanku.
Ia mampu merangkai setiap apa yang berpecah.
Ialah yang membuat semua orang merasakan sedih, senang bahkan tertawa.
Aku memanglah bukan sosok yang puitis untuk melahirkan kata yang berkias indah.
Tapi aku masih mampu dalam menyatukannya dalam keadaan terpecah
Aku masih punya kekuatan untuk membuatnya semakin bermakna.
Terkadang untuk memilihnya, akupun harus merasakan bagaimana sakitnya jika kita tak berhati-hati memilih satu kata yang sesuai diantara banyaknya ribuan kata.
Sedihku punya kata
Bahagiakupun juga!
Aku hanya bisa berkata sesuai dengan apa yang kupunya.
Kata itu sangatlah berharga untukku.
Selalu kusempatkan waktu untuk melahirkannya kedalam dunia nyata.
Serta kubuktikan pada dunia bahwa ia adalah nyata!

Shared with https://goo.gl/9IgP7

Aku juga butuh sendiri!Ā 

Saat ini aku hanya dapat merenunginya. Begitu banyak pertanyaan yang tak mungkin tuntas terjawabkan. Terkadang sendiri itu mampu membuatku berpikir bahwa semua adalah nyata. Semua sudah terlihat jelas. Semua sudah terbukti. Mereka yang tak mengerti takkan pernah tahu apa artinya luka ini. 

Tuhan… 

Aku percaya semua pasti ada hikmahnya. Aku percaya bahwa aku bisa menjalaninya. 

Mungkin Kau hanya memintaku untuk beristirahat untuk tidak memperpusing diriku sendiri. 

Satu hal yang paling aku percayai adalah setiap hamba yang Kau cintai takkan pernah sepi dari ujian. 

Kau berikan luka karena ada obatnya. 

Kuatku hanya satu yaitu kepercayaan atas semua masalah yang pasti ada hikmahnya. 

Disini terkadang aku juga butuh suasana sepi untuk merenungi setiap kali hal ini terjadi. 

Aku tidak sendiri disini. Mereka ada tapi aku saja yang lebih memilih mengasingkan diri dari keramaian. 

Semua terpecahkan saat kita berusaha. 

Aku suka seperti ini. Bahagiaku sederhana sebab aku tahu bahwa ini akan hilang dalam sekejab. 

Sedihku sederhana sebab aku tahu ia akan berlalu. 

Diriku adalah motivasiku. 

Sebelum memutuskan untuk memotivasi oranglain. Terlebih dahulu aku siap menghadapi setiap cobaan yang datang padaku. 

Jika mereka saja bisa lalu kenapa aku tidak? 

Aku akan tinggalkan jika itu semakin membuatku kelelahan. 

Terimakasih untuk setiap cobaan yang mengajarkan aku pentingnya memperjuangkan kesabaran šŸ˜Š

Ibu!Ā 

Saat pertama kali kau tak ada disampingku. Saat itu aku mulai menyadari bahwa aku merindukanmu. 

Saat kau mengantarku ketempat yang penuh harapan ini. 

Saat itu aku mulai mengerti bahwa aku tak boleh kembali dengan kegagalan

Kau perjuangkan segalanya untukku

Kau coba ikhlaskan semua milikmu hanya untuk kebahagiaanku

Kau bahkan rela kelaparan disana hanya karena aku. 

Lihatlah pengorbanan dan cinta kasihmu ibu

Kau biarkan dirimu berada dibawah terik matahari hanya untuk membiayai sekolahku

Kau begitu menaruh harapan besar padaku

Tapi apaa

Aku tetap saja sering lupa akan hal itu

Aku bahkan dengan sengaja melakukannya

Aku bahkan tak menghargai apa yang membuatmu bahagia

Kau selalu bersabar dengan buah hatimu ini

Kau tetap saja mendoakannya ditengah malam yang sunyi

Ibu… 

Maafkan aku

Aku tahu seharusnya ini tak ada gunanya kutulis tanpa kuberitahu . 

Kata itu masih saja membuatku malu mengucapkannya

Kau selalu menyayangiku meski bibir sering berucap kasar

Cintamu kasihmu tak pernah berkurang untukku

Saat ini aku menyadari semuanya

Tapi apakah pantas aku kau maafkan? 

Apakah pantas aku kau panggil putrimu? 

Apakah pantas aku kau kasihani

Aku sungguh berdosa

Aku sungguh durhaka

… 

Ibu

Maafkanlah aku

Kau adalah tiang penguatku

Kau adalah tonggak kebahagiaanku

Kau adalah malaikat penyamangatku

Kau bahkan bidadari yang melunakkan kerasnya aku

Aku bahagia karena senyumanmu itu

Aku semangat saat mata indahmu tertuju untukku

Dan kau akan selalu menjadi pakaian yang akan selalu melindungikušŸ˜˜

Surat ini untukmu orang yang menganggapku sahabat!Ā 

Sahabat? Taukah kamu. Allah itu menciptakan hambaNya karena Dia percaya bahwa kita adalah orang yang kuat dan orang yang paling sabar saat Dia beri kita kasih sayang berupa ujian. Dia tidak akan pernah menciptakan segala sesuatu dengan sia-sia. Semua orang telah ditentukan takdirnya. Dan takdir kita itu ada ditangan Allah. Kita boleh merancang seperti apa hidup kita. Tapi ingatlah bahwa Allah adalah sebaik-baik perancang. 

 Lalu apakah kita pernah memikirkan bahwa  kita adalah orang yang paling beruntung yang terlahir ditakdirkan untuk melihat dunia? Mengapa masih banyak orang yang tak percaya pada dirinya sendiri? Allah saja yakin tapi kenapa kita hidup dalam keraguan. 

Sahabat..!

Dengarlah ini. Didunia tidak ada sesuatu yang disebut dengan kata tidak mungkin. Karena jika Allah berkehendak dan mengatakan Kun Fayakun. Maka terjadilah dan itu bukanlah sesuatu yang kau sebut mustahil. 

Sahabatku… 

Sesekali kamu boleh menangis, tapi jangan pernah bersedih! Allah tidak akan membebanimu dengan sesuatu yang kau tidak mampu menghadapinya. Percayalah. Allah itu sayang, sebab itulah dia berikan kamu kasih sayang yang berupa cobaan. 
Sahabatku..! 

Aku ingin mengatakan sesuatu untukmu. Jika nanti kamu membutuhkan pertolongan oranglain. Maka kamu tidak perlu berteriak untuk meminta tolong sampai tenggorokanmu sakit. Itu tidak perlu. Karena jika orang yang kau minta tolong itu tidak datang. Maka itu akan menjadi sia-sia bukan? 

Jadi, jika nanti kamu membutuhkan pertolongan. Kamu harus ingat bahwa kamu tak boleh lagi berteriak sampai tenggorokanmu sakit. Cukuplah mengingat nama orang yang selalu membuatmu kembali bangkit meskipun dia tidak sedang berada disampingmu. Karena terkadang kita harus berbicara pelan agar kita tahu siapa saja yang mendengarkan apa yang sedang kita bicarakan. 

Sejujurnya aku sangat berterimakasih kepada orang yang telah mempercayaiku sebagai seseorang yang dianggap mampu menjadi sandaran ketika dia rapuh. 

Maka aku hanya dapat menulisnya dalam bentuk surat ini. 

Syukron khasironšŸ˜‡